Dudusan.com Mulai Mensuplai Kebutuhan Pakaian Muslim Anak

PT Dusdusan Dotcom Indonesia (Dusdusan. com) jadi supplier on-line shop product rumah tangga merencanakan juga akan diversifikasi product. Walau sekian, penjualan dari rumah tangga masih tetap juga akan menguasai.

Christian Kustedi, Co-Founder Dusdusan. com menyebutkan, dalam bln. ini pihaknya mulai menyuplai keperluan baju muslim anak. Dilanjutkan pada November juga akan mulai menyuplai baju berolahraga. ” Tapi 70% penjualan kami juga akan tetaplah datang dari product rumah tangga, ” kata Christian

Dudusan.com Mulai Mensuplai Kebutuhan Pakaian Muslim Anak

Terhitung awal th. 2017 sampai Agustus 2017, jumlah reseller Dusdusan menjangkau lebih dari 30. 000 reseller di semua Indonesia. Diluar itu Dusdusan mempunyai 5 pergudangan (warehouse) yang menyebar di Indonesia. Beragam jenis product rumah tangga ada di Dusdusan. com, seperti dari Teknoplast ataupun Medina.

” Kami telah kerja sama juga dengan enam pabrik lokal untuk sediakan product dan sebagian import dari Bangladesh ataupun China, ” kata Christian.

Hal semacam ini untuk tingkatkan jumlah varian product yang sekarang ini sekitaran 50 unit. Ditargetkan hingga akhir th. jumlah product yang disuplai menjangkau 100 unit.

Untuk menaikkan penetrasi, Dusdusan juga akan melaunching aplikasi di Android lewat Playstore dan di iOS. Mulai sejak berdiri th. 2014 hingga sekarang ini jumlah order yang terhitung diklaim menjangkau 450. 000 order.

Dusdusan juga mulai mengaplikasikan system pendaftaran baru untuk calon reseller, yakni dengan sistem seleksi. Perubahan system yang berawal di bln. Juli 2017 ini dikerjakan untuk menyaring calon yang serius menginginkan meningkatkan usahanya. Mengenai sistem seleksi ini dikerjakan untuk calon yang mendaftar dengan on-line di situs Dusdusan. com.

“Kami mengaplikasikan system ini supaya semua reseller Dusdusan. com yaitu mereka yang betul-betul serius meningkatkan usaha atau melakukan bisnis dengan mandiri, tanpa ada desakan dari siapa saja, hingga bisa konsentrasi pada usaha mereka semasing ke depannya”, papar Christian.

Selain itu juga Startup tidak terus-terusan beroperasi di sektor tehnologi. Biasanya, startup merambah kelompok yang dipandang bisa beresiko untuk orang-orang luas.

Di 2016, industri startup di Indonesia di ramaikan dari bidang e-Commerce  yang sudah dilengkapi dengan cek resi serta fintech (financial technology) . Lalu, apa trend itu juga akan berlanjut di 2017?

Seperti disibakkan President Director Plug and Play Indonesia, Wesley Harjono, trend startup di Tanah Air juga akan tetaplah pada pakemnya, yaitu e-Commerce, fintech, pemerintahan, serta transportasi. Tetapi, ada dua kelompok baru yang juga akan menguasai startup Indonesia.

” Th. ini juga akan keluar health tech (kesehatan) serta agriculture tech (pertanian) . Terlebih banyak petani yang kekurangan dana karna telah terbentur problem suplai chain yang berbelit-belit, ” kata Wesley.

Apa yang di sampaikan Wesley, dapat dibuktikan dari terpilihnya satu diantara startup Plug and Play angkatan pertama yang beroperasi di sektor pertanian, Sayurbox. Pandangan itu juga diamini segera oleh founder Sayurbox, Metha Trisnawati.

Menurut dia, bidang pertanian serta perkebunan di Indonesia perlu sokongan tehnologi lewat startup. Serta th. ini, dipandang jadi peristiwa penggebrak supaya startup beda dengan misi sama dapat bangkit.

Berkaitan asumsi trend startup e-Commerce juga akan sirna seiring waktu berjalan, Wesley menolak hal itu. Menurut dia, e-Commerce memegang peranan perlu dalam menyokong ekonomi digital di Indonesia. ” UMKM kita jumlahnya begitu besar, jadi tidak mungkin saja menghilang, ” tandasnya.

Secuil Cerita Sayurbox

Sayurbox yaitu startup penyedia basis yang menghubungkan pada produsen sayur (petani) dengan customer tidak ada campur tangan distributor. Dengan basis ini, konsumen dapat beli sayur segera dari petani. Sayur yang diantar ditanggung kesegarannya.

” Kami menginginkan menyingkirkan langkah ‘disrupt’ sistem suplai chain yang bertele-tele. Karna petani alami kesusahan, terutama dari gosip cost saat mereka harusnya jual produknya ke distributor, ” kata Metha.

Untuk sekarang ini, Sayurbox telah menggandeng 22 petani (perorangan serta grup tani) di Jabodetabek serta banyak wilayah di Jawa Barat, seperti Lembang, Sukabumi, serta Cipanas.

” Kami menginginkan selalu ajak semakin banyak petani. Kami juga telah mempunyai sourcing tim yang menginginkan mencari mereka (petani) yang menginginkan dibantu, ” lanjutnya.

Untuk sekarang ini, Sayurbox baru cuma mempunyai basis lewat website situs. Langkah pemesanannya juga gampang. Konsumen cuma butuh pilih type sayur yang menginginkan dipesan, lantas Sayurbox juga akan memberitahu pihak petani sayur yang dipesan supaya selekasnya untuk dipanen.

” Systemnya seperti pre-order. Sesudah di panen juga akan dikirim ke hub Sayurbox. Kita berniat lakukan ini supaya beberapa petani tidak percuma memanen. System pengantaran kami juga on-time, ada empat hari satu minggu : Senin, Rabu, Jumat, serta Sabtu. Minimum pemesanan dua hari terlebih dulu, ” tutup Metha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *